WordPress adalah

| |

WordPress

Mungkin untuk orang yang sudah berpengalaman dengan dunia per-website-an tidak asing lagi dengan nama wordpress, karena dengan bantuan wordpress ini kita menjadi sangat mudah untuk membuat sebuah website. Iya betul hanya dengan hitungan detik, kita sudah mempunyai sebuah website tanpa pengetahuan teknis sedikit pun, kita tinggal pasang di tempat server / hosting dan kemudian membeli nama domain (www.namadomain.com), maka website kita sudah siap online di internet www (World Wide Web) dan dapat diakses ke seluruh penjuru dunia.

Sebelum jauh melangkah, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu dengan wordpress ini. Apa itu wordpress? Bagaimana wordpress itu bekerja? Dan apa kegunaan dari wordpress tersebut?

Sejarah WordPress

Pada tahun 2001 Michel Valdrighi meluncurkan b2 cafelog yang pada saat itu digunakan oleh Matt Mullenweg untuk membuat sebuah blog. Namun beberapa bulan pada tahun yang sama b2 cafelog tempat untuk membuat blog terhenti dalam mengembangkan aplikasinya. Karena didasari oleh kebutuhan terhadap blog, pada tahun 2003 Matt Mullenweg dan Mike Little mengembangkan wordpress yang berbasis kepada b2 cafelog.

Pada tahun 2004 Moveable type salah satu blogware online publishing website merubah lisensinya menjadi berbayar kepada penggunanya. Hal ini menyebabkan banyak orang yang mencari alternatif lain yang tentunya gratis, pada saat itu wordpress merupakan pilihan terbaik. Dikarenakan sifat wordpress yang open source dan gratis dibawah lisensi GPL dari awal dikembangkan, menyebabkan wordpress berkembang pesat hingga saat ini.

Pengertian WordPress

Apa itu wordpress? Menurut pengertiannya, saya ambil dari wordpress itu sendiri, wordpress adalah platform publikasi online paling populer, yang saat ini mendukung lebih dari 20% web. Platform publikasi disini secara bahasa yang mudah dipahami adalah aplikasi web yang akan memudahkan kita untuk membuat sebuah website dan mengelola konten secara online. WordPress itu sendiri bersifat open source yang artinya semua orang boleh menggunakan, memodifikasi, dan mempublishnya dengan ketentuan di bawah peraturan open source (GPL), yah boleh dikatakan gratis. Itu sebabnya karena sifat open source tersebut membuat wordpress menjadi platform yang diminati. Saking favoritnya mungkin secara tidak sadar website yang kita lihat setiap hari sebagian besar terbuat dari wordpress, bahkan beberapa perusahaan besar pun menggunakan wordpress sebagai websitenya, contohnya CNN, The New York Times, Forbes, ebay, Sony dan masih banyak lagi.

Cara kerja WordPress

Sekarang, bagaimana cara wordpress itu bekerja? WordPress dibangun atau di develop menggunakan PHP dan MySQL. Jadi secara mudahnya wordpress adalah sebuah aplikasi yang dibangun menggunakan skrip-skrip dan database yang disimpan di dalam server / Hosting, kemudian diproses untuk membuat website yang kita inginkan. Di dalam wordpress itu sendiri terdapat banyak sekali skrip-skrip yang ditulis dalam bahasa pemrograman web PHP. Script skrip tersebut kemudian berubah menjadi fungsi-fungsi tertentu sesuai dengan tugasnya masing-masing. Fungsi-fungsi inilah yang kemudian berjalan sesuai dengan kebutuhan, ada yang menjadi display tampilan web, tampilan tulisan, tampilan gambar, sampai plugins-plugins yang sangat membantu kita sebagai pengguna untuk membuat sebuah website sesuai dengan keinginan kita masing-masing. 

Kemudian apa fungsi MySQL? SQL singkatan dari Structure Query Language dalam bahasa sederhananya merupakan kumpulan perintah-perintah terhadap databases. Fungsi Database sendiri dalam wordpress adalah mengumpulkan informasi-informasi atau atribut yang berhubungan dengan website baik itu artikel, gambar, komentar dan lain-lain, yang disimpan dalam bentuk tabel-tabel yang terhubung dengan relasi tertentu. Pada intinya fungsi database ini mempermudah pengumpulan data, pencarian data atau arsip sehingga website kita menjadi lebih cepat kinerjanya, bahasa lainnya tidak loading lama.

1, 'include' => $prevPost->ID ); $prevPost = get_posts($args); foreach ($prevPost as $post) { setup_postdata($post); ?>
Previous

1, 'include' => $nextPost->ID ); $nextPost = get_posts($args); foreach ($nextPost as $post) { setup_postdata($post); ?>

Next

Leave a Reply

%d bloggers like this: