Struktur file direktori WordPress

| |

Perkenalan

Untuk apa kita perlu mengenal struktur file direktori wordpress ? apa gunanya? mungkin itu yang terbesit dipikiran. Mengenal struktur file direktori wordpress sangat penting untuk dipahami, karena dengan mengenal struktur file direktori kita akan menjawab beberapa pertanyaan-pertanyaan seperti dibawah ini:

  • Dimana wordpress menyimpan gambar (image)
  • Letak folder untuk menyimpan file plugins
  • Dimana wordpress menyimpan tema (theme)

Atau pun pertanyaan lebih advance lagi seperti:

  • Dimana wordpress menyimpan file konfigurasi?
  • Bagaimana cara membuat tema / theme?

Pertanyaan-pertanyaan diatas dapat dengan mudah didapatkan apabila kita mengenali struktur file direktori wordpress ini.

Silahkan untuk mengunjungi halaman info dan tips wordpress yang lainnya [disini]

Struktur File Direktori WordPress

Seperti yang kita ketahui aplikasi web wordpress ini bersifat open source, dimana wordpress memiliki catatan-catatan pengembangan yang sangat details. Silahkan untuk mengunjungi website resminya di https://codex.wordpress.org/.  Di codex wordpress tersebut kita akan menemukan online manual dan repository untuk informasi dan dokumentasi wordpress secara lengkap.

Sekarang bagaimana cara kita mengakses file direktori wordpress?

WordPress yang telah kita install, diletakan dalam server yang artinya kita membutuhkan FTP client untuk terhubung dengan server. Alternatif lain yang lebih mudah berkomunikasi dengan server adalah dengan menggunakan aplikasi web pengelola file. Aplikasi ini biasanya sudah terinstall / sudah ada pada cPanel hosting web.

Setelah terhubung ke server wordpress anda dengan FTP atau file Manager, ada akan melihat struktur wordpress seperti ini.

struktur file direktori wordpress 1
File Direktori WordPress

Gambar diatas merupakan Direktori utama (Root Directory) dari website yang telah diletakan dalam server dan diberi IP dan nama domain. Pada umumnya diletakan di public_html atau folder utama di server. Sebaiknya jangan merubah-ubah atau memodifikasi file-file yang terdapat di direktori utama ini (Root Direktory), dikarenakan akan membuat kesalahan error pada website, dan juga akan terjadi error kesalahan apabila kita akan melakukan upgrade ke versi wordpress yang lebih terbaru.

Didalam direktori utama tersebut terdapat folder antara lain:

  • /wp-admin : folder wp-admin ini adalah tempat dimana semua file seluruh tampilan antarmuka panel (dashboard) untuk admin berada. File-file tersebut berfungsi untuk mengontrol seluruh aktifitas website kita, mulai dari membuat dan mengatur konten, mengatur fungsi-fungsi dari plugins, merubah tema theme website kita, dan masih banyak lagi.
struktur file direktori wordpress 2
File Direktori WordPress – Folder wp-admin
  • /wp-includes: folder wp-includes ini adalah tempat berisikan file inti / core melakukan proses kerja wordpress kita.
struktur file direktori wordpress
File Direktori WordPress – Folder wp-includes
  • /wp-content: folder wp-content ini adalah tempat dimana folder-folder lain seperti: plugins, tema theme dan media. Berikut list folder yang terdapat di wp-content antara lain:
    • /wp-content/cache
    • /wp-content/plugin
    • /wp-content/themes
    • /wp-content/uploads
    • /wp-content/upgrade
struktur file direktori wordpress
File Direktori WordPress – Folder wp-content

Kesimpulan

Alangkah baiknya bagi kita yang menggunakan wordpress sebagai platform website untuk Mengenali struktur file direktori wordpress ini. Setidaknya untuk saya yang masih awam, informasi ini penting untuk dikenali. Yah setidaknya untuk trouble shoot ringan bisa diatasi.

Sekian semoga bermanfaat.

1, 'include' => $prevPost->ID ); $prevPost = get_posts($args); foreach ($prevPost as $post) { setup_postdata($post); ?>
Previous

1, 'include' => $nextPost->ID ); $nextPost = get_posts($args); foreach ($nextPost as $post) { setup_postdata($post); ?>

Next

Leave a Reply

%d bloggers like this: